07101de78e0ebb36cfaa5e19cf7c8612

revenuehits

Powered by Blogger.

Sunday, 3 August 2014

contoh proposal pengajuan judul skripsi SI PGSD ( BAB 1 )



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG

Dalam upaya meningkatkan kualitas Ilmu pengetahuan yang baik Peningkatan hasil belajar khusunya di Sekolah Dasar tidak akan terjadi tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak.Pendidikan dan pengajaran dapat berhasil sesuai dengan harapan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berkaitan dan saling menunjang. Faktor yang paling menentukan keberhasilan pendidikan / pengajaran adalah guru, sehingga guru sangat dituntut kemampuannya untuk menyampaikan bahan pengajaran kepada siswa dengan baik, untuk itu guru perlu mendapatkan ilmu pengetahuan tentang metode dan media pengajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. 
Pendidkan adalah suatu kompleks perbuatan yang sintematis untuk membimbing anak menuju pada pencapaian tujuan ilmu pengetahuan. Proses pendidikan yang diselenggarakan secara formal disekolah dimulai dari pendidikan formal yang paling dasar (SD)  sampai perguruan tinggi (PT) tidak lepas dari kegiatan belajar yang merupakan salah satu kegiatan pokok dengan guru sebagai pemegang peranan utama. Pendidikan sebagai kegiatan pembelajaran telah dilakukan seusia manusia itu sendiri sebagai pelaku pendidikan. Meskipun dalam internal teoritis pendidkan dibedakan pendidikan dan pengajaran, namun dalam perkembangan terakhir kedua istilah tersebut dimasukan sama bahkan Kegiatan pendidikan yang dilakukan di lembaga-lembagapendidikan formal (sekolah) tentu ada komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah yaitu kurikulum. Kurikulum merupakan pedoman dalam kegiatan belajar mengajar yang di dalamnya mengatur  berbagai mata pelajaran sesuai dengan tingkat jenjang pendidikan masing-masing sekolah. Pemerintah Indonesia saat ini berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Perubahan yang dibuat pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yaitu dari  kurikulum 1994, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kurikulum penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Perbahan kurikulum didasarkan pada Undang-Undang  Nomor 20 tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasioanl dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 bahwa, “Standart Nasioanl Pendidikan akan memberikan peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka pencapaian Pendidikan Nasional”. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidkan (KTSP) merupakan kurikulum baru yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia.
Bahasa Indonesia pada dasarnya lahir dan berkembang sebagai konsekuensi dari usaha-usaha manusia baik untuk memahami realitas kehidupan dan alam semesta maupun untuk menyelasaikan permasalahan hidupyang dihadapi, serta mengembangkan dan melestarkan hasil yang sudah dicapai oleh manusia sebelumnya.Usaha-usaha tersebut terakumulasi sedemikian rupa sehingga membentuk tubuh ilmu pengetahuan yang memiliki struktur sendiri.
Struktur ilmu pengetahuan bukan barang jadi dan mapan, karena strukutur tersebut selalu berubah seiring dengan perubahan manusia baik dalam mengidentifikasikan dirinya, memahami alam semesta maupun dalam cara mereka berpikir. Ilmu pengetahuan adalah suatu system dari pembelajaran bagi pengetahuan yang masing-masing mengenai suatu lapangan pengalaman tertentu, hingga menjadi kesatuan, suatu system dari pelbagai pengetahuan yang masing-masing didapatkan sebagai hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan mamakai metode-metode tertentu.

Salah satu metode yang saat ini popular dalam pembelajaran adalah Metode Pembelajaran Picture and Picture ini merupakan salah satu bentuk model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompok-kelompok.Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sitematis mengembangkan interaksi yang saling asah, silih asih, dan silih asuh, metode pembelajaran picture and picture adalah suatu metode belajaran yang merupakan sumber gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis.
Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan. Metode apapun yang digunakan selalu menekankan aktifnya peserta didik dalam setiap proses pembelajaran inovatif setiap pembelajaran harus memberikan sesuatu yang baru, berbeda dan selalu menarik minat peserta didik untuk menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan metoda, teknik atau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang diperoleh  dari proses pembelajaran.
Metode pembelajaran ini mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembalajaran. Gambar-gambar ini menjadi factor utama dalam proses   pembelajaran. Sehingga sebelum proses pembelajaran guru sudah menyiapkan gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau dalam bentuk carta dalam ukuran besar. Atau jika di sekolah sudah menggunakan ICT dalam menggunakan Power Point atau software yang lain dan media ini sangat berpengaruh Khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia. 
 B.     Perumusan Masalah
Dalam penelitian ini ada dua masalah yang perlu dicari jawabannya.
1.      Bagaimana dampak dari penerapan metode pembelajaran picture and picture yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa?
2.      Bagaimana peningkatan motivasi, perhatian dan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kelas IV SD Negeri Bojongwaru?
C.    Pembatasan Masalah
Dalam penelitian ini permasalahan yang dibahas akan dibatasi agar tidak menyimpang dari maksud penelitian. Adapun hal-hal yang membatasi dalam penelitian ini adalah :
1.      Metode pengajaran yang dipakai untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
2.      Penggunaan media pembelajaran untuk  meningkatkan kemampuan siswa berupa nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
3.      Studi kasus dilakukan dikelas IV SD Negeri Bojongwaru Tahun ajaran 2013/2014
D.    Tujuan Penelitian
Perumusan tujuan sebaiknya disesuaikan dengan permasalahan yang dikaji dalam penelitian.Ada dua yang ingin dicapai dalam penelitian ini.
1.      Mendeskripsikan proses dan metode pembelajaran Bahasa Indonesia dalam pencapaian nilai dan hasil belajar siswa di SD Negeri Bojongwaru
2.      Mendeskripsikan motivasi, perhatian, dan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Bojongwaru
E.     Manfaat Penelitian
Sebagai penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini memberikan manfaat pada pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu seabagai berikut :
1.      Manfaat Teoritis
Secara umum penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia.
2.      Manfaat Praktis
Dilihat dari segi praktis, penelitian ini memberikan manfaat antara lain :
1.      Bagi penulis, untuk menegtahui sejauh mana peningkatan hasil belajar setelah dilakukan proses pembalajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode pembalajaran picture and picture.
2.      Bagi guru, dengan metode pembelajaran dapat digunakan untuk menyelenggarakan pembelajaran yang lebih menarik dan kreatif.
3.      Bagi siswa, dengan metode pembalajaran akan dapat meningkatkan nilai dan motivasi belajar, menumbuhkan rasa saling menghargai, tengggang rasa bersikap sopan dan kemandirian belajar siswa.
4.      Bagi peneliti selanjutnya, sebagai bahan perbandingan dan referensi terhadap penelitian yang relevan.

BERDASARKAN PEMBAHASAN OUTLINE DIATAS
JUDUL YANG AKAN DISEMINARKAN

Judul Skripsi

1.      Penerapan Metode Pembelajaran Picture and Picture untuk meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Studi Kasus di Sekolah SD Negeri ).













One response to “contoh proposal pengajuan judul skripsi SI PGSD ( BAB 1 )”

Leave a reply

Blogger templates